Tuesday, March 30, 2010

LV

Tuesday, March 30, 2010 1
Louise Vuitton Malletier – yang lebih sering di kenal dengan nama Louis Vuitton yang sering disingkat dengan 2 huruf termahal di dunia – LV.

1992 : Ravel masih ingat pertama kalinya salah satu tante Ravel yang membeli LV dari Amerika dan dipakai di Jakarta… dimana waktu itu tidak ada barang palsu, hampir semuanya adalah asli… dan mungkin hanya segelintir orang yang memakinya, salah satunya adalah tante Ravel.

Disaat itu Ravel hanya bisa melihat dan memahami kenapa LV itu sangat mahal. Tidak semua orang mampu untuk membeli LV, bila ada orang yang membeli dan memakinya, status mereka akan naik.

2010: tidak banyak yang berubah dari LV, design tidak berubah sangat banyak, harga juga tidak berubah, tidak turun, hanya naik terus.

Tapi ada satu hal yang sangat menyeramkan yang membedakan antara dulu dan sekarang, untuk hari ini, hampir di city 10 cewek, paling sedikit ada 40% yang memakai LV. Entah LV asli atau palsu….

Ravel melihat dan hanya bisa melotot.. apa yang terjadi dengan LV… kenapa sekarang menjamur, apalagi kalau umur 18 or 19.. udah punya tas LV.. dengan kantong duit LV, it is so annoying!!!
Apa sih emangnya bagusnya LV sampai harus mengorbankan $3000 untuk satu tas?

Oops… LV itu bagus… yang salah adalah pertanyaannya… again:

LV itu tuh gak cocok ama eloe.. dan kenapa eloe masih mengorbankan $3000 untuk satu tas itu?

YES…. Jaman sekarang Ravel yang gak bisa membedakan antara palsu dan asli, semuanya terlihat sama…. Dan tas yang menjamur dimana mana… malah jadi jelek… atau sebenarnya LV tuh dipake orang asia…. I just can’t imagine it. Meskipun sebenarnya banyak banget.

Mungkin untuk menjawab pertanyaan sekarang: ASIA + LV = CHEAP
Yes… Ravel melihar orang memakai tas LV tuh terlihat murahan… kalo yang pake LV cuman 10 orang di dunia, bagus… terlihat mahal, tapi disaat LV seperti Indomie yang bisa di beli di mangga dua, apakah masih terlihat bagus? NOOOO…………

Atau juga bisa ASIA + LV = bisa fashion ga?
Aduh.. kalo ada ibu ibu yang rambut disasak nanas pake batik, lalu pake tas LV. Satu pertanyaan di kepala Ravel, apakah ini ibu ibu beneran bisa fashion atau cuman karena mikir pake LV bisa menaikan status mereka dan bakal dihormati? Haha.. di mata Ravel, satu kata, kamu terlihat murahan.

And terjadilah percakapan antara Ravel dan Tante Ravel. Ravel tanya kenapa tante tidak pake LV lagi. Dan jawaban tante hanya bilang sekarang kebanyakan orang memakai LV terlihat murahan gak bisa naikin status, ada malah di cibir.

Jadi, apa yang mesti dipakai?
Tante menjawab, apapun yang terlihat bagus di badan kamu. lalu harga mahal bukan berarti bagus di badan kamu. lalu dia menunjukan satu barang yang dia beli, terlihat seperti barang mahal yang bisa disetarakan dengan LV, tapi dia bilang, ini barang beli dari pasar di HongKong, seharga $100.

What a good conversation!

Ujung ujungnya, ada satu kelompok anak uni dari China sebanyak 6 orang, dan setiap orang membawa tas LV….

One word, MURAHAN
 
◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger Templates. Distributed by Blogger Templates